Halo Sobat Pipa!
Selamat datang kembali di #BPIPipeInsights, sebelumnya kita telah membahas
“Istilah Penting pada Proses Inspeksi Pipa Baja (Bagian 1)” yang telah mencakup MPS, ITP, Visual & Dimensional Inspection sampai dengan Hydrostatic Test. pada bagian 2 selanjutnya ini, kita akan membahas tentang Istilah Penting pada Proses Inspeksi Pipa Baja: Non-Destructive Test (NDT) atau pengujian tidak merusak.
NDT sangat penting dalam proses inspeksi karena memungkinkan pemeriksaan kondisi internal dan eksternal pipa baja tanpa merusak struktur atau fungsi material. Berikut beberapa istilah kunci dalam metode NDT yang diterapkan di PT. Bakrie Pipe Industries:
Ultrasonic Testing on Plate Lamination (UT Plate)
Ultrasonic Testing (UT) pada Plate Lamination adalah metode non-destruktif untuk mendeteksi cacat internal seperti laminasi, inklusi, atau porositas pada pelat baja. UT memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang dipantulkan secara tidak normal jika terdapat diskontinuitas, menandakan area yang tidak menyatu sempurna akibat proses rolling yang tidak homogen.
Pemeriksaan ini dilakukan sebelum material diproses menjadi pipa baja, memastikan material bebas dari cacat struktural yang dapat mengganggu integritas las dan performa akhir produk. UT efektif karena dapat dilakukan dari satu sisi, memberikan hasil cepat, dan mampu mendeteksi cacat di seluruh ketebalan pelat.
Ultrasonic Offline Test (UT Offline)
Ultrasonic Offline Test adalah metode pengujian ultrasonik yang dilakukan setelah proses produksi selesai. Prinsipnya menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk mendeteksi ketidakkonsistenan dalam material seperti retakan, porositas, atau delaminasi.
Biasanya digunakan untuk memeriksa hasil pengelasan longitudinal dan circumferential. Dalam praktiknya, probe ultrasonik digerakkan secara manual atau semi-otomatis, dan hasilnya dicatat dalam bentuk grafik atau laporan digital. Pengujian ini dapat memastikan mutu internal pipa tanpa membongkar atau merusaknya.
Ultrasonic Online Test (UT Online)
Ultrasonic Online Test dilakukan selama proses produksi secara real-time. Berbeda dengan versi offline, test ini bersifat otomatis dan terintegrasi langsung ke lini produksi, biasanya setelah proses pengelasan.
Sensor atau probe diletakkan stasioner atau mengikuti gerakan pipa untuk membaca adanya cacat atau disbond. Kelebihannya adalah efisiensi tinggi, karena dapat mendeteksi dan memberi alarm otomatis jika ditemukan indikasi tidak sesuai. Ini mendukung sistem mutu berbasis early detection.
Phased Array Ultrasonic Test (PAUT)
PAUT adalah bentuk lanjutan dari ultrasonic test yang menggunakan beberapa elemen sensor untuk mengarahkan gelombang ultrasonik secara terkontrol (phased). Hasilnya bisa membentuk gambar dua dimensi dari dalam pipa, memungkinkan deteksi cacat yang lebih kompleks dan presisi tinggi.
Metode ini sering digunakan untuk memverifikasi ulang hasil online test atau untuk pipa dengan spesifikasi kritikal. Kelebihan PAUT adalah mampu mendeteksi posisi, ukuran, dan orientasi cacat dengan lebih akurat dibandingkan UT konvensional.
Radiographic Test (RT / X-Ray)
Radiographic Test menggunakan sinar-X atau sinar gamma untuk memeriksa integritas pengelasan pipa. Metode ini bekerja dengan memaparkan film atau detektor digital pada sambungan las, kemudian dianalisis apakah ada indikasi seperti porositas, incomplete fusion, atau crack.
RT / X-Ray memberikan visualisasi cacat dalam bentuk bayangan, sehingga interpretasi hasil sangat bergantung pada pengalaman operator. Di PT BPI, RT digunakan pada jenis sambungan tertentu dan dikombinasikan dengan metode NDT lainnya untuk validasi silang.
Magnetic Particle Test (MT)
MT pada pipa ferromagnetis dilakukan dengan memagnetisasi material lalu mengaplikasikan partikel magnetik halus. Partikel ini akan terkumpul pada ujung retakan atau diskontinuitas permukaan, membentuk peta visual dari cacat yang ada.
Liquid Penetrant Test (PT)
PT Memanfaatkan larutan penetran berwarna atau fluoresen yang dioleskan pada permukaan pipa. Setelah waktu tembus tertentu, larutan berlebih dibersihkan dan dikembangkan dengan bubuk atau cairan developer sehingga dye yang tersisa di retakan superfisial muncul jelas.
Eddy Current Test (ECT)
ECT menggunakan koil berarus bolak-balik yang didekatkan ke permukaan pipa tanpa kontak langsung. Perubahan impedansi koil akibat cacat atau perbedaan material menghasilkan sinyal yang diukur untuk mengidentifikasi cacat dekat permukaan dengan cepat.
Akan ada pembahasan selanjutnya
Demikianlah Istilah Penting pada Proses Inspeksi Pipa Baja (Bagian 2) yang membahas pengujian Non-Destructive Test terutama di Bakrie Pipe Industries. Dengan metode seperti Ultrasonic Test, Magnetic Particle Test, Liquid Penetrant Test, Radiographic Test, Eddy Current Test. kita memastikan struktur internal pipa baja aman tanpa harus merusaknya.
Tinggalkan komentar jika Anda ingin berbagi pengalaman NDT di lapangan, dan pastikan Anda mengikuti update selanjutnya di #BPIPipeInsights!